Cari Properti di Luar Negeri? UrbanAce Aja!

Boulevard 88 City Developments Limited

Berdasarkan data Knight Frank Indonesia jumlah orang kaya di Indonesia pada 2018 diperkirakan mencapai sekitar 22.918 orang. Rinciannya, sebanyak 21.526 orang memiliki kekayaan di atas 5 juta dollar AS atau setara dengan Rp74,3 miliar, 1.314 orang dengan aset di atas 50 juta orang atau setara Rp743,3 miliar, dan 78 orang dengan kekayaan di atas 500 juta dollar AS atau Rp7,4 triliun.

Aset orang kaya ini, tak hanya dalam bentuk uang tunai, dan valuta asing, juga aset tak bergerak seperti rumah, apartemen, pabrik, kantor, dan juga tanah. Aset ini juga bukan hanya tersebar di dalam negeri, namun juga di luar negeri.

Orang Indonesia, acap kali membeli properti di luar negeri karena beragam alasan. Misalnya, potensi meraih keuntungan yang lebih baik dan juga infrastruktur dan stabilitas keamanan yang baik untuk beberapa negara seperti Australia dan juga Singapura. Kedua negara itu juga paling sering dijadikan tujuan investasi properti oleh orang Indonesia.

Karena hal itulah, UrbanAce sebagai perusahaan rintisan (start-up) pertama yang mengintegrasikan sistem pemasaran real estate secara online dan offline (O2O) berusaha menangkap kesempatan tersebut dengan memasukan properti asing di UrbanAce.com dan juga aplikasi UrbanAce. Caranya juga mudah, baik di website ataupun di aplikasi, calon pembeli bisa memilih proyek baru, kemudian menuliskan negara mana yang diinginkan.

Misalnya saat ini, proyek-proyek yang sudah bisa ditemukan adalah Singapura dan Australia. Pengalaman kamu mencari proyek properti asing pun lebih mudah kalau menggunakan UrbanAce. Kamu tidak perlu susah-susah mengonversi harga, sebab harga yang dicantumkan UrbanAce dengan rupiah.

Saking mudahnya membeli properti asing di UrbanAce kamu tidak akan merasa seperti membeli produk yang berada di luar negeri. Semua prosesnya sangat mudah dan cepat, serta bisa dilakukan di mana dan kapan saja, sebab berbasis aplikasi. Selain itu, calon pembeli pun akan dibantu hanya dengan satu ambassador saja, bahkan termasuk dalam proses pembiayaan yang acap kali rumit.

Adapun bagi agen properti, tentu akan tertarik memasarkan proyek-proyek asing. Apalagi di UrbanAce komisi yang diterima ambassador juga tanpa minimal transaksi. Untuk properti di Singapura dan Australia, UrbanAce menyiapkan komisi dari mulai Rp50 juta hingga Rp200 jutaan.

Apakah kamu tertarik? Kapan lagi bisa beli rumah sekaligus dapat komisi? (Teti Purwanti)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *